Lanjut ke konten

Awal kekuasaan barat di indonesia

 

Awal kekuasaan barat di Indonesia

Tujuan Awal

Tujuan awal kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia adalah untuk memperoleh rempah – rempah langsung dari sumbernya.Tujuan itu kemudian berkembang ke arah Kolonialisme dan Imperialisme alias penjajahan.
(Menurut KBBI, Rempah adalah berbagai jenis tanaman yang beraroma seperti pala,cengkih dan lada.Kolonialisme adalah paham tentang penguasaan suatu negara atas daerah atau bangsa lain dengan maksud untuk memperluas negara yang menguasainya.Imperialisme adalah sistem politik yang bertujuan untuk menjajah negara lain untuk mendapatkan kekuasaan dan keuntungan yang lebih besar.)

Penjajahan terhadap Indonesia dilakukan dengan menanamkan pengaruh, baik di bidang ekonomi maupun politik.

Monopoli merupakan suatu bentuk sistem perdagangan yang dijalankan bangsa Eropa di Indonesia untuk memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya. Dengan sistem tersebut bangsa Indonesia dipaksa menjual hasil perkebunannya hanya kepada Eropa dengan harga yang telah ditetapkan menurut kehendaknya. Negara – negara yang pernah menjalankan monopoli perdagangan di Indonesia adalah :

  1. Portugis (Portugal)
  2. Inggris (East Indian Company)
  3. Belanda sebelum VOC

Portugis

Pada abad ke 15 Portugis menguasai Malaka,kemudian mengembangkan usahanya untuk mendapatkan rempah-rempah langsung dari Maluku. Pada tahun 1512 Portugis mulai masuk ke Ternate,dan diterima dengan baik oleh Sultan Ternate. Terbukti dengan diperkenankannya Portugis untuk mendirikan benteng yang dinamakan Sao Paulo.
Diperbolehkannya membangun benteng adalah karena Sultan Ternate meminta jaminan dari Portugis untuk memberi dukungan secara militer, dalam rangka menghadapi ancaman kerajaan lain terutama Tidore. Portugis menyetujuinya dengan satu syarat yaitu, Portugis meminta hak monopoli perdagangan rempah-rempah di Ternate.
Persetujuan tersebut ternyata menyebabkan kerugian bagi kerajaan Ternate. Monopoli Portugis membuat petani rempah-rempah menjadi tertindas. Mereka tidak dapat menjual rempah-rempahnya dengan bebas, mereka hanya boleh menjual kepada Portugis dengan harga yang ditentukan oleh Portugis. Hal tersebut membuat petani sangat dirugikan, sedangkan Portugis sangat diuntungkan. Monopoli tersebut mengakibatkan pendapatan petani Ternate sangat rendah yang akhinya menimbulkan kesengsaraan.
Selain di Ternate, Portugis juga berupaya melakukan monopoli perdagangan di wilayah Indonesia lainnya yaitu:

  • Di Samudra Pasai
  • Di Minangkabau
  • Di Pakuan Pajajaran

East Indian Company (Inggris)

Pada akhir abad ke 16, EIC mengadakan hubungan dagang di beberapa tempat di Indonesia yaitu :

  • Di wilayah kesultanan Aceh, Inggris dapat mendirikan kantor dagang atas ijin Sultan Iskandar Thani.
  • Kegiatan perdagangan juga dilakukan di Jayakarta, Banjar, Gowa dan Maluku.

Akan tetapi Inggris tidak berhasil menanamkan monopoli perdagangan di Indonesia, berikut ini adalah alasan yang menyebabkan kegagalan mereka :

  • Ketidaksukaan rakyat setempat terhadap pola perdagangan IEC. IEC cenderung memaksakan cara berdagang menurut aturannya sendiri tanpa berusaha berkompromi terhadap penguasa setempat. Sangat berbeda dengan cara yamg dilakukan oleh Portugis.
  • Ketidakmampuan bersaing dengan armada dagang Belanda. Dengan kekuatan militer dan kemampuannya mempengaruhi penguasa setempat, armada dagang Belanda membuat Inggris perlahan-lahan tersingkir dari kawasan perdagangan Indonesia.

Kedatangan Bangsa Eropa ke Indonesia

Kedatangan Bangsa Eropa ke Indonesia

Pengantar

Sejak awal tarikh Masehi, Nusantara dikenal sebagai sumber penghasil rempah-rempah yang sangat dibutuhkan di Eropa sebagai obat, pengawet makanan, dan bumbu masakan. Orang Eropa biasa membeli rempah-rempah dari orang Asia Barat. Oleh karena membeli dari pedagang perantara, harga rempah-rempah di Eropa menjadi sangat mahal. Sehingga mendorong orang-orang Eropa untuk mencari langsung ke daerah sumbernya.

Tujuan Kedatangan Bangsa Eropa ke Nusantara

Tujuan awal kedatangan bangsa Eropa ke Nusantara adalah memperoleh rempah-rempah langsung dari sumbernya. Ternyata, tujuan itu berkembang menjadi tujuan-tujuan lain yang mengarah pada Kolonialisme. Tujuan-tujuan lain itu adalah sebagai berikut :

1. Menguasai perdagangan rempah-rempah langsung dari sumbernya. caranya dengan menerapkan monopoli perdagangan, yakni bangsa Eropa bertindak sebagai satu-satnya pembeli dengan harga yang mereka tentukan. Tindakan itu sudah tentu merugikan para petani rempah-rempah.

2. Menguasai wilayah strategis, baik untuk perdagangan maupun basis militer. Dengan kekuatan armada dan strategi pecah belah, bangsa Eropa memaksa penguasa setempat untuk menandatangani perjanjian yang mengesahkan penguasaan atas suatu wilayah yang strategis.

3. Mengeruk sebanyak mungkin kekayaan sumber daya suatu wilayah. Caranya dengan memaksa penguasa setempat menandatangani suatu perjanjian.

4. Turut campur dalam urusan politik suatu wilayah. Secara semena-mena, bangsa Eropa ikut menentukan orang yang mereka anggap layak menjadi penguasa di wilayah tersebut. Orang yang mereka pilih sudah tentu akan menguntungkan mereka, sedangkan penguasa yang y ang menentang akan sesegera mungkin disingkirkan. Dengan cara seperti itu, mereka dapat mempertahankan atau memperbesar pengaruh mereka atas suatu wilayah.

Sumber : Matroji. 2007. Sejarah untuk SMP kelas VII. Jakarta:ERLANGGA

First Post / Postingan Pertama

Selamat sore Indonesia (18/12/2011 16.53)..
Blog ini dibuat dengan hanya 1 tujuan..yaitu membantu pendidikan di Indonesia agar lebih baik lagi dari sekarang. Menurut penulis, pendidikan di Indonesia bisa menjadi lebih baik lagi daripada sekarang..Dengan berbagai teknologi yang ada sekarang,seharusnya bisa membantu membuat pendidikan di Indonesia, namun pada kenyataannya semua itu belum berjalan dengan baik. Perkembangan teknologi yang begitu pesat tidak banyak dimanfaatkan oleh pihak – pihak yang bertanggungjawab, adalah guru/pengajar…

Oleh karena itu penulis terinspirasi untuk mencoba melakukan sesuatu atas keadaan yang telah dijelaskan di atas..semoga tujuan dari blog ini bisa tercapai, dan pembuatan blog ini hanyalah awalan dari sebuah gerakan yang membuat pendidikan di Indonesia menjadi jauh lebih maju dari sekarang..

terima kasih…

Boy Faisal
(Seorang suami dari istri yang bernama Ajeng Rosandi Kusumaningrum,seorang ayah dari putra yang bernama Hanan Hatta Faisal,serta seorang Guru SMP dari anak-anak Indonesia)

Hello world!

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can always preview any post or edit it before you share it to the world.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.